Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Sabtu, 19 Januari 2013

BPJ Wilayah II Sukabumi, Anggarkan Perbaikan Jalan 80 Milyar

SUKABUMI – Badan Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah II Sukabumi Dinas Bina Marga Provinsi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp90 Milyar untuk perbaikan ruas jalan provinsi dan jembatan yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, salah satu sasarannya yaitu perbaikan ruas jalan Sukabumi - Sagaranteun.
            Kepala Seksi Pemeliharaan BPJ Wilayah II Sukabumi, Apit Bachrul mengatakan di wilayah ruas jalan Sukabumi – Sagaranteun tersebut. Terdapat empat titik kerusakan jalan, dengan kondisi yang sangat parah. “Kerusakan ini di akibatkan factor alam, permukaan tanah yang labil dan kondisi hujan yang secara terus menerus mengguyur wilayah sukabumi,” katanya.
            Lanjut Apit, saat ini ke empat titik ruas jalan yang mengalami kerusakan itu setiap saat dalam pantauannya, bahkan dalam waktu dekat akan segera diperbaiki. Karena itu merupakan suatu tugas dan kewajiban pihak BPJ, karena jika tidak ditanggulangi dikhawatirkan dapat menimbulkan kecelakaan pengguna jalan, baik itu roda dua maupun roda empat. “Kini ruas - ruas jalan itu sedang dalam penanganan darurat pihak BPJ, secepatnya kita ingin memperbaikinya,” katanya.
Apit menambahkan, pihaknya menargetkan pada tahun 2013 sekarang, semua jalan provinsi yang berada di sukabumi bisa mencapai 98 peren mantap, jika perlu tidak ada lagi jalan yang rusak. “Sambil menunggu proses anggaran ini keluar, semaksimal mungkin kita melakukan peninjauan dan penangan darurat sebisa mungkin, baik itu ruas jalan yang menghubungkan wilayah  Sukabumi - Sagaranten maupun ruas jalan Pelabuhan Ratu – Cikotok serta ruas jalan lainnya,” katanya.
            Selain kondisi tanah dan ruas jalan yang labil hingga menyebabkan banyak jalan yang rusak, baik itu kerena longsor maupun retak – retak. Factor lain yang menjadi penyebab juga salah satunya adalah saluran drainase yang tidak berpungsi serta banyaknya kendaraan yang mengangkut barang melebihi kafasitas (overlod). “Apapun penyebabnya, tetap saja kerusakan ini adalah tanggungjawab kami. Untuk itu kami pun berharap masyarakat pengguna jalan sedikit bersabar,” pungkasnya. Nendy Cahya

Kamis, 17 Januari 2013

Aktris Sinetron Asal Sukabumi, Laporkan Oknum Polisi


SUKABUMI | Beritaku OnlineArtis Sinetron Wina Zulviana, warga Perumahan Pesona Cibeureum, Blok Orchid 21, RT 05/19, Kelurahan dan Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi meminta Kepolisian Resor Sukabumi secepatnya menindak para pelaku pengrusakan dan pencurian Papan Reklame/Bilboard miliknya yang ada di Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi.

Menurut Wina, kronologis kejadian pengrusakan dan pencurian itu terjadi tepatnya pada hari Kamis (10/01) lalu. Selaku Direktur PT Lotus Total Harmony (LTH) dan pemilik billboard jenis Bando ukuran 5m x 10m x 2 muka itu, pihaknya langsung melaporlan kejadian itu kepada pihak Kepolisin Resort Sukabumi pada tanggal 13 Janurary 2013 lalu.
Wina menegaskan pengrusakan dan pencurian billboard itu bukan hanya terjadi dilokasiitu, akan tetapi kejadian yang sama juga dilakukan pada bilboard miliknya yang ada di Jalan Pamuruyan (Cibadak). Dengan adanya kejadian itu, aktris yang biasa pemeran antagonis itu mengalami kerugian sekitar Rp140 juta. “Sejak saya melakukan laporan, hingga saat ini saya belum menerima hasil dari laporan itu dari pihak kepolisian,” ujarnya didampingi tim pengacaranya, AA. Brata dan M.Soleh saat melakukan Jumpa Pers dengan sejumlah wartawan di Sekertariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakila Sukabumi, Rabu (16/01) kemarin.
Wina menerangkan di duga pelaku mengambil satu unit Bilboard yang terbuat dari besi dan alumunium itu dengan cara membongkar menggunakan mesin las dan gergaji, serta memakai jasa pekerja sebanyak enam orang. “Setelah billboard itu di bongkar, besi dan alumunium diambil selanjutnya di jual,” katanya.
Lanjut Wina, berdasarkan imformasi yang diterimannya dibalik orang yang bertanggungjawab atau pembongkaran tersebut, ketika dirinya menanyakan kepada salah seorang pekerja yang melakukan pembongkaran itu. Menurutnya atas suruhan seseorang yang mengatasnamakan PT Prima. “Kita sempat menanyakan kepada salah seorang pelaku pembongkaran yaitu saudara Yatna, menurut dia pembongkaran itu karena berdasarkan surat perintah sebagai kuasa dari PT Prima yang merupakan salah seorang Polisi yang bertugas di Polsek Caringin Kabupaten Bogor bernama Dedi Sumawijaya” jelasnya.
Wina menambahkan, PT Prima bukanlah perusahaan yang berhak melakukan pembongkaran billboard itu, bahkan pihaknya juga tidak pernah merasa melakukan kerjasama dengan PT tersebut. “Kita punya bukti delapan item kepemilikan yang sah, diantaranya Surat Izin Bangunan (IMB) nomor.07/VII/2007 dari Kepala Dinas Pemukiman dan Bangunan Kabupaten Sukabumi, SK dari Pemerintah mnelalui kelurahgan Cicurug nomor 590/211/EKON/2007, Surat pernyataan warga kampung sekitar, Tanda Bukti pembayaran sewa tanah/tanda bukti penerimaan nomor 974/876-SKR PT PP/2009, Surat Retrebusi Pemakaian Tanah  dan Surat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat Dinas Bina Marga BPJ Wilayah I Cianjur,”terangnya.
Bintang sinetron kelahiran Tahun 1968 tersebut  mengungkapkan telah menghubingi DS melalui telepon selular. Dalam pembicaraannya menanyakan alasan pembongkaran papan reklame tersebut. Namun, kata Wina, DD tidak mengakui memerintahkan DD untuk melakukan pembongkaran.
Sementara Kuasa Hukum Aa Brata Soedirdja berharap pihak kepolisian segera memproses dan menindaklanjuti permasalahn tersebut, siapapun yang terlibat. “Ini sudah keterlaluan dan mengganggu suasana iklim investasi di sukabumi, jika hal ini tidak secepatnya di proses kita akan laporkan ke Komnas Ham,” pungkasnya. Nendy Cahya



Relawan Benteng Mufakat Siap Menangkan Muraz-Fahmi


SUKABUMI | Beritaku.Online – Relawan Benteng Muraz – Fahmi (Mufakat) Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi siap mendukung dan memenangkan pasangan koalisi Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sosial (PKS) tersebut dalam peraihan suara di wilayah kecamatan tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Calon Walikota Sukabumi H Moch Muraz melakukan kunjungan dan pertemuan ke sekertariat Relawan Benteng Mufakat di lokasi Jalan Pemuda Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Selasa (15/01) pecan lalu. “Bersama relawan lainnya, kita akan semaksimal mungkin berusaha mendukung pasangan Mufakat ini bagaimana pun Strateginya,” kata Ketau Relawan Benteng Mufakat, Asep Suryana.
Menurutnya, pasangan mufakat layak untuk menjadi pemimping Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, selalin sebagai mantan birokrasi. Keduanya sama - sama memiliki  pengalaman dalam mengelola pemerintahan. “Pak Muraz sangat sudah berpengalaman, memiliki kecerdasan dan jujur. Begitupun Kang Ahmad Fahmi beliau pernah menjabat sebagai Wakil DPRD Kota Sukabumi,”katanya.
Sementara itu, usai melakukan pertemuan dengan para relawan benteng Mufakat, Calon Walikota Sukabumi H Moch Muraz kembali melanjutkan aktifitasnya, yakni blusukan untuk bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat yang berada di Kelurahan Cikondang untuk mensosialisasikan nomor urut dua.
Didampingi para relawan dan simpatisannya, Muraz menyusuri wilayah di lima ke RW an di kelurahan tersebut. Sambil membagikan kalendeur ke setiap masyarakat dan menempelkan alat peraga stiker di rumah - rumah warga. Nendy Cahya

PP Arahkan Anggota Dukung Madani


SUKABUMI | Beritaku.Online – Ketua Markas Pengurus Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Sukabumi, Hj Luciana Damayanti Drajat Sayoeti mengarahkan agar seluruh anggotanya mendukung Pasangan Andri – Dangkih (Madani) dalam pemenangan Pemilukada 24 February 2013 mendatang.
“Ya sekitar 99,99 persen kita mendukung Pasangan Madani sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi mendatang,” ungkap Luciana saat ditemui di sela - sela kegiatan pengobatan gratis dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Alcanza 234 SC di Jalan Nyomplong Kota Sukabumi, Senin (14/01) pecan lalu.
  Lanjut Luciana, apapun konsekwensinya saemua anggotanya harus mendukung pasangan Madani tampa terkecuali, jika ada yang membelot akan memberlakukan sangsi yang diproses secara internal. “Kita akan berikan sangsi kepada anggota jika ada yang mendukung pasangan lain, ini sudah merupakan keputusan organisasi,”jelasnya.
    Sementara Ketua Panitia Pengobatan Gratis, Iwan Hamid mengungkapkan kegiatan itu dilakukan sebagai bukti keseriusan pasangan Madani sebagai calon Walikota dan wakil Walikota nomor urut satu dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyaralat. “Ada sebanyak 250 orang masyarakat yang menjadi peserta, jujur saja masyaralat sangat antusias dengan pengobatan gratis ini,”katanya.    
Hamid berharap dengan menggelar pengobatan gratis itu masyarakat secara langsung mengetahui dan merasakan program nyata dari pasangan Madani, jika terpilih nanti akan dilakukan dengan sesungguhnya. “Program yang sama juga pernah dilakukan Pasangan Madani ini di wilayah Kecamatan Baros, Lembursitu dan Cibeureum Program, dengan tujuan membantu kesehatan masyarakat secara langsung khusunya kepada Kanjut Usia (Lansia),” terangnya.  

            Tambah Hamid, sebagai tim relawan pasangan Madani membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan sudah selayaknya dilakukan dan sudah merupakan kewajiban. “Selain membagikan obat – obatan kepada masyarakat yang sakit, kebanyakan masyarakat yang mengikuti bhakti sosial ini hanya mengikuti pemeriksakan dan pengecekan tensi darah,” pungkasnya. Nendy Cahya

Baznas Kabupaten Sukabumi Patut di Jadikan Contoh


SUKABUMI | Beritaku.Online – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi bisa dijadikan sebagai salah satu Baznas yang patut di tiru dan menjadi percontohan daerah kota dan kabupaten lain di Indonesia, sebagai pemilik managemen dan pengelola zakat terbaik
“Pengelolaan zakat di Baznas Kabupaten Sukabumi harus ditiru daerah lain, bahkan dengan sosialisasi dan manajemen terpadu yang dilakukannya kesadaran masyarakat untuk berzakat terus meningkat,” kata Wakil Menteri Agama RI Nasarudin Umar saat melakukan peresmian Gedung 1.000 Pusat Pelayanan Zakat Baznas Kabupaten Sukabumi, Rabu (16/1/13) kemarin.
Nasarudin menjelaskan, dengan tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Sukabumi yang gemar berzakat, serta sumbangan dari para muzaki tersebut akhirnya mampu membangun Gedung 1.000 Pusat Pelayanan Zakat Baznas Kabupaten Sukabumi. “Yang patut dicontoh gedung ini murni dari sumbangan masyarakat yang mampu terkumpul sumbangan sebesar Rp2,4 miliar selama tiga tahun dan tanpa sepeser menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) setempat.
Lanjut Nasrudin, baru hanya di Kabupaten Sukabumi ada gedung serba guna untuk pelayanan zakat ini, hal itu membuktikan dapat meyakinkan kesadaran dan kepercayaan masyarakatnya untuk berzakat di Baznas. “Kami berharap di daerah lain pun bisa berinovasi seperti di Kabupaten Sukabumi ini,” ujarnya.
Sementara, Ketua Panitia Pembangunan Gedung Seribu PPZ Baznas Kabupaten Sukabumi, Royani mengatakan, gedung ini dibangun di lahan hibah dari Pemkab Sukabumi seluas 20 x 20 meter dan untuk luas bangunan 18 x 18 meter. Biaya pembangunan gedung berasal dari masyarakat yang biasa menyumbangkan hartanya sebesar Rp1.000, sehingga gedung ini dinamakan Gedung 1.000.
Pengumpulan sumbangan dari masyarakat ini dimulai sejak 2009 lalu, dan pembangunannya dimulai 2011, uang dari sumbangan tersebut terkumpul sekitar Rp2,4 miliar. “Kami berharap dengan dibangunnya gedung ini bisa meningkatkan kesadaran warga sejak dini untuk berzakat,” katanya. Nendy Cahya

Rabu, 16 Januari 2013

SMK Padjadjaran Kota Sukabumi, Mendapat Bantuan Mesin Praktek Otomotif

SUKABUMI | Beritaku.Online - SMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi mendapat bantuan seperangkat peralatan praktek otomotif berupa Spuring, Balancing, Karlip dan Scaner dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
“Untuk di wilayah Jabar bantuan ini diberikan kepada 10 sekolah kejuruan saja, sedangkan untuk wilayah sukabumi hanya ada dua sekolah diantaranya sekolah kami dan SMK Teknika saja,” kata Kepsek SMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi, Youche Noer Syaeful kepada Beritaku.Online Sukabumi, Senin (14/01) kemarin.
Lanjut Youche, jika di uangkan bantuan peralatan praktek otomotif tersebut mencapai Rp400 juta, menurutnya SMK Padjadjaran sudah lama membutuhkan bantuan itu. “Bantuan ini sangat berpengaruh buat anak didik kami, terutama dalam rangka peningkatan mutu kualitas kompetensi siswa,” jelasnya.
Para Siswa SMK Teknologi Padjadjaran Sedang Praktek melakukan Praktejk
Youche menjelaskan, pihaknya akan semaksimal mungkin memamfaatkan mesin peralatan praktek otomotif itu untuk kepentingan peserta didiknya, melalui mesin itu dapat menambah keterampilan dan pengetahuan siswa. “Seiring perkembangan Dunia Usaha dan Dunia Industri, seluruh perusahaan dalam maupun luar negeri sudah menggunakan mesin modern, sudah tentu kami pun berharap anak didik kami pun dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia industry tersebut,” jelasnya.
Tambah Youce berharap, ketika peserta didiknya masuk dalam dunia industri sudah dibekali dengan pengetahuan, terutama dalam mengoprasikan dan menggunakan mesin peralatan tersebut. “Jika sudah mengetahui dan memahami untuk mengunakan mesin ini, jika kelak siswa kami berada di industri tidak akan mengalami kesulitan sama sekali atau kaku ketika menghadapi mesin yang sama,”pungkasnya. Nendy Cahya



Rabu, 27 Juni 2012

"SMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi"
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tingkat Menengah Yang Menghasilkan 
Tenaga Kerja Terampil dan Handal



Sukabumi,-Beritaku Online
Gedung SMK Teknologi Plus Padjdjaran (Tampak dari Depan)
Meskipun sekolah berlabel swasta, kualitas yang dimiliki SMK Teknologi Plus Padjadjaran tidak kalah dengan sekolah lainnya yang ada di Kota Sukabumi. Hal itu terbukti, dengan banyaknya kepercayaan para orangtua yang mendaftarkan anaknya untuk mencalonkan diri sebagai peserta didik baru di sekolah tersebut. “Alhamdulillah hingga saat ini sudah ada sebanyak 149 siswa yang mendaftar ke sekolah kami. Mungkin hal ini berkat sosialisai yang kita lakukan," ujar Kepala Tata Usaha (TU) SMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi, Nendy Nugraha atau yang kerap di panggil Bapak Acep saat di temui iruang kerjanya.
Nendy Nugraha


Menurutnya, pada tahun pelajaran 2012/2013 pihaknya menargetkan bisa menampung sebanyak 600 siswa baru. Hal tersebut, katanya sesuai dengan jumlah kafasitas kelas yang ada di SMK tersebut. “Ada sebanyak 16 Ruang Belajar (Rumbel) yang kosong disekolah kami ini. Rumbel tersebut sengaja kami sediakan bagi peserta didik baru. Mudah-mudahan saja target yang kami harapkan bisa terwujud, mengingat peluang untuk menerima peserta didik baru masih terbuka,”terang Acep.
Dijelaskan Acep, selama ini pihaknya kerap dituntut untuk senantiasa terus berupaya meningkatkan kualitas sekolah. Baik dari sisi kurikulum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) maupun dari sarana infrastruktur pendukung. Maka pada tahun ajaran baru sekarang, pihaknya juga telah  membuka jurusan baru yakni Tekhnik Sepeda Motor  (TSM). “Sebelumnya di sekolah ini hanya ada dua jurusan yaitu Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Tahun ini kami telah membuka jurusan baru, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan para calon siswa yang ingin masuk ke sekolah ini. Bahkan sampai saat ini sudah ada sebanyak 20 siswa yang mendaptarkan diri masuk ke jurusan TSM ini,”katanya.
Sebagai upaya  persiapan, untuk jurusan baru tersebut, katanya pihak sekolah telah menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan salah satunya PT Astra Honda Motor (AHM) Jakarta. Termasuk untuk memberikan pelatihan kepada para guru. Serta untuk Prakerin dan perekrutan tenaga kerja bagi siswa jurusan itu.
Lanjut Acep, SMK SMK Teknologi Plus Padjadjaran memiliki visi Sebagai Pusat Pendidikan dan Pelatihan tingkat menengah yang menghasilkan tenaga kerja terampil dan handal pada tingkat menengah yang mampu untuk menyelaraskan antara kemajuan IPTEK dan IMTAQ, serta sanggup menghadapi era globalisasi. Adapun misi nya yaitu Menanamkan Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Menjadikan SMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi sebagai pilihan utama masyarakat, Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas, efektif dan efisien, Menghasilkan tenaga kerja profesional dibidang teknologi guna memenuhi tuntutan dunia usaha dan dunia industri. Membekali peserta didik dengan kemampuan untuk mengembangkan diri. “Sesuai dengan visi sekolah, kami siap untuk menjadikan sekolah kami ini sebagai pusat pendidikan dan pelatihan tingkat menengah yang menghasilkan tenaga kerja terampil dan handal, bagi siswa baru dan khususnya bagi semua siswa SMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi ”tuturnya. (Ndie)